Good Words Never Die

Peringatan Pertama dari Jokowi

Home  ›  .  ›  Peringatan Pertama dari Jokowi

Peringatan Pertama dari Jokowi…

Peringatan1Jokowi

Presiden dan Wakil Presiden terpilih, Joko Widodo – Jusuf Kalla memberikan keterangan pers di rumah dinas gubernur DKI Jakarta, Kamis (21/8/2014) malam. Joko Widodo – Jusuf Kalla mengapresiasi keputusan Mahkamah Konstitusi yang menolak seluruh gugatan pasangan Prabowo Subianto – Hatta Rajasa dalam sidang perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU). KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO

JAKARTA, KOMPAS.com — Presiden terpilih 2014-2019 Joko “Jokowi” Widodo memberi peringatan keras pertama bagi aparatur birokrasi di pemerintahan Indonesia untuk bekerja sungguh-sungguh. Mereka yang coba main-main dipastikan bakal menyesal.

Di depan seribuan relawan yang berasal dari 40 kelompok relawan di JIExpo, Jakarta, Jumat (22/8/2014), Jokowi meminta masyarakat melaporkan kepadanya jika ada aparatur negara yang tak melayani masyarakat dengan baik. 

“Kalau ada birokrasi yang misalnya di sana ada pungutan, melayani tidak baik atau mengurus izin terlalu lama, sampaikan kepada kami. Suatu saat kantor itu akan saya datangi,” ujar Jokowi. 

“Kalau masih ada kantor yang berani mungut sesuatu, melayani rakyat tidak baik, apalagi rakyat kecil disia-siakan, jangan kaget detik itu juga saya datangi mereka. Kalau bisa saya ganti, saya copot saat itu juga,” sambung dia. 

Pernyataan soal peringatan keras Jokowi itu pun kemudian mendapat sambutan tepuk tangan meriah oleh seribuan relawan yang hadir. Mereka meneriakkan nama Jokowi berulang kali. 

Jokowi menegaskan, pelayanan birokrasi di Indonesia harus lebih baik dari sebelumnya. Partisipasi publik untuk melaporkan adanya kejanggalan-kejanggalan seperti itu, lanjut Jokowi, sangat dibutuhkan. Jokowi tidak mau laporan yang diberikan kepadanya terkesan baik-baik saja. 

“Jangan laporan yang sampai ke saya yang baik-baik saja. Laporan yang tidak baik juga. Itu supaya bisa kita perbaiki,” ujar Jokowi. 

Acara halalbihalal itu sendiri dihadiri oleh Jusuf Kalla, Ketua Partai Nasdem Surya Paloh, Ketua PKPI Soetiyoso, dan Ketua Tim Pengarah Relawan Jokowi-JK, Luhut Pandjaitan. 

Sebanyak 40 kelompok relawan turut hadir dalam acara itu. Di sela acara, Jokowi dan JK menyempatkan diri untuk menyerahkan piala berbentuk obor kepada perwakilan 40 kelompok relawan itu. Pemberian piala obor itu memiliki simbol agar para relawan tetap mempertahankan semangat perubahan ke arah bangsa yang lebih baik.

Comments are closed