Good Words Never Die

Pisang Turunkan Risiko Stroke

Home  ›  .  ›  Pisang Turunkan Risiko Stroke

Konsumsi Pisang Turunkan Risiko Stroke

pisang

TEMPO/ Nita Dian
Sabtu, 06 April 2013 | 10:26 WIB

TEMPO.CO, Jakarta – Mengkonsumsi lebih banyak pisang dan mengurangi makan keripik bisa membuat orang jauh dari penyakit. Sebuah studi menunjukkan cara tersebut bisa bermanfaat mencegah terjadinya stroke.

Peneliti menemukan orang dengan asupan potasium yang tinggi mempunyai 24 persen risiko stroke yang lebih rendah. Pisang memang diketahui mengandung banyak potasium. Nah, potasium dalam tubuh bisa membantu menurunkan kadar tekanan darah.

Penelitian sebelumnya menemukan bahwa potasium bisa membahayakan orang lanjut usia, karena ginjal mereka kurang bisa membuang zat tersebut dari darah. Tapi dengan adanya penelitian terbaru ini, yang dipublikasikan dalam situs jurnal bmj.com, disebutkan bahwa ketakutan itu bisa dikesampingkan. Sebab ditemukan bahwa potasium tidak berpengaruh negatif pada fungsi ginjal.

Peneliti mengatakan bahwa ada bukti yang sangat kuat bahwa orang dengan tekanan darah tinggi mengalami perbaikan ketika mereka meningkatkan asupan potasium. Dalam studinya, peneliti menganalisis 128 ribu orang melalui 33 uji coba. Hasilnya menunjukkan bahwa mengkonsumsi mineral potasium, seperti yang terdapat pada pisang, berpotensi membawa manfaat bagi banyak orang.

Kandungan potasium dalam satu pisang mencapai sekitar 420 miligram, sementara asupan harian potasium pada orang dewasa yang diizinkan adalah 3.500 miligram.

Studi lain yang dipublikasikan pada situs tersebut juga menunjukkan bahwa mengurangi sedikit asupan garam selama empat pekan atau lebih bisa menurunkan tekanan darah secara signifikan. Turunnya tekanan darah ini pada akhirnya juga bisa menurunkan risiko stroke dan serangan jantung.

Dr Clare Walton dari Stroke Association mengatakan diet sehat adalah bagian kunci untuk mengelola risiko stroke. “Tekanan darah tinggi adalah risiko tunggal terbesar untuk stroke. Membuat perubahan pada diet bisa menjaga tekanan darah tetap terkontrol,” kata dia.

“Penelitian ini menunjukan bahwa mengurangi asupan garam dan makan lebih banyak makanan yang kaya potasium seperti pisang, kurma, dan bayam bisa membuat risiko tersebut turun,” dia menambahkan.


Kembali ke Home – Daftar Isi Bahasa Indonesia


Comments are closed